Senin, 04 Mei 2015

MERAUP UNTUNG DARI BARANG BEKAS

Asal mau.......
Berinovasi
Berani


Mungkin itu sedikit motivasi buat saya. Kata siapa barang bekas itu ga berharga...?
Sudah banyak orang tahu Tren barang bekas itu sudah  menjamur dimana mana, contohnya saja di kota Bandung entah berapa banyak yang jualan barang bekas mulai dari pakaian, barang antik, barang kuno dan perabotan rumah tangga.

Tapi dari kebanyakan itu jarang sekali yang melirik usaha seperti barang bekas pakai ulang dan di modifikasi lagi istilahnya. Biasanya di pinggiran jalan banyak yang jualan gentong bekas, ember,drum, jerigen.Tapi sedikit yang bisa memanfaatkan itu jadi barang bernilai tinggi.


Cleansee nama yang cukup menarik. Sebelumnya saya tahu brand ini lewat twitter, inilah Salah Satu yang membuat  beda brand ini dengan penjual barang bekas lainnya.

Awalnya 2011 : Berawal dari tugas kuliah membuat proposal business plan yang membingungkan akhirnya dengan pertimbangan “berbeda” dengan yang lainnya maka dipilih bisnis tempat sampah, lalu diikutsertakan pada Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan dengan brand Clean n’Green.
2012 : Dengan pertimbangan citra Brand dan perubahan Team maka berubah nama menjadi Cleansee
2013 s/d 2014 : Seiring permintaan konsumen yang beragam maka cleansee menambah fokus bisnis dari hanya menjual tempat sampah menambah image bahwa Cleansee menjual juga pot pohon, tempat sampah, gentong, jerigen, drum, ember, penampungan air, torent.
2015 : Mendirikan Badan Usaha CV. Putra Jaya abadi sebagai “Payung” usaha Brand Cleansee

Itulah sejarah singkat cleansee. Senin 27 april 2015 untuk pertama kalinya saya akan berkunjung ke tempat ini. Begitu sampai di Gudang cleansee yang berlokasi di Jl. Rumah sakit no 121 RT 05/06 kel. sukamulya kec. cinambo. Saya bertemu seorang Bapak di depan Gerbang, tanpa berpikir panjang saya menanyakan lokasi gudang cleansee dan ternyata Bapak itu salah satu pegawai di Gudang.
Pintu Gerbang cleansee
  
Sebenarnya tanpa harus bertanya juga sudah terlihat tumpukan drum, gentong di depan pintu itu. Namun karena untuk memastikan saya inisiatif untuk bertanya. Diantarlah saya ke dalam untuk bertemu pemilik gudang cleansee seorang bapak tampak sedang santai. ketika akan di ajak wawancara bapak itu memanggil anaknya yang bernama kang Ruly agar menggantikannya karena sang Bapak mau Pergi.

Akhirnya saya membuka obrolan santai dengan Kang Ruly, setelah hampir selesai datang lagi anak muda masuk ke Gudang, lalu saya di kenalkan kepadanya. Ternyata beliau Kang agung brand Owner dari cleansee. kang Ruly meminta kepada agung untuk melanjutkan obrolan tadi.

Obrolan dengan kang Agung cukup menarik karena sama - sama ada ketertarikan pada isu lingkungan. Sekarang kang Agung stand by di Gudang yang di jalan A.H Nasution sesekali saja datang ke Gudang ini
ini beberapa produk yang di jual di cleansee
Tempat Sampah
drum dan penampungan air
selain itu masih banyak produk yang di keluarkan cleansee di antaranya lihat http://cleansee.web.id/produk/

Dari penjualan barang bekas ini sudah terlihat kemajuan yang di capai cleansee mulai membangun brand dan sekarang orderan dari instansi swasta maupun pemerintah sudah menjadi langganan.
Sudah terbayang berapa keuntungan yang di dapat cleansee bukankah sangat menguntungkan usaha ini.

Hari sudah mulai sore saatnya untuk berpamitan, di sela pamitan kang Agung menawarkan kepada saya untuk datang ke tempat yang satunya lagi cleansee di jl A.H Nasution. Saya putuskan untuk datang besok siang.
http://cleansee.web.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar